Pengertian Limbah - Tahukah anda apa definis mendasar terkait pengertian limbah? Mungkin yang kita tahu, limbah adalah sesuatu yang identik dengan barang bekas, tidak berguna, sampah, bau, dan sejenisnya. Namun benarkah demikian definisi yang sebenarnya?
Jika menurut peraturan Pemerintah Nomor 101 tahun 2014, limbah merupakan sisa atau buangan yang dihasilkan dari sebuah kegiatan atau proses baik domestik (rumah tangga) maupun industri.
Adapun pengertian limbah secara umum merujuk pada pemahaman bahwa limbah adalah sisa-sisa bahan dari hasil suatu proses konsumsi atau produksi yang keberadaannya menyebabkan terganggunya kenyamanan, keasrian dan kesehatan manusia. Dengan demikian keberadaan limbah hendaknya ditangani dengan sangat serius agar tidak mengakibatkan masalah yang terus berkelanjutan karena menyangkut kehidupan banyak orang.
• Limbah gas
Limbah gas merupakan limbah yang berupa zat buangan dengan ciri khas berwujud gas. Limbah gas terlihat menyerupai bentuk asap. Contoh limbah gas diantaranya gas pembuangan kendaraan bermotor juga gas buangan hasil pembuatan bahan bakar yang berdampak membahayakan lingkungan sekitar kita
• Limbah cair
Limbah cair merupakan jenis limbah yang memiliki wujud cair. Limbah cair termasuk jenis limbah yang mudah terlarut dalam air dengan karakteristik tidak pernah diam dan senantiasa berpindah. Contoh limbah cair dapat kita temukan pada air sisa setelah kita mencuci pakaian dan air bekas proses pencelupan warna.
• Limbah padat
Limbah padat merupakan limbah dengan wujud padat. Limbah padat memiliki karakteristik tidak dapat berpindah-pindah kecuali ada yang sengaja memindahkannya. Jenis limbah ini juga memiliki sifat kering. Contoh limbah pada dapat mudah kita temukan di lingkungan sekitar kita seperti sisa sayuran, makanan, sampah, sobekan kertas, sisa potongan-potongan kayu, logam dan plastik.
• Limbah rumah tangga
Limbah rumah tangga biasa kita kenal dengan sebutan limbah domestik. Limbah rumah tangga berupa sisa-sisa bahan hasil kegiatan rumah tangga.
• Limbah industri
Sesuai dengan namanya, limbah ini ialah limbah yang terbuat dari kegiatan industri.
• Limbah pertanian
Limbah pertanian merupakan limbah dengan karakteristik berbentuk padat yang dihasilkan dari beragam kegiatan pertanian seperti kayu, jerami, ranting, daun-daunan dan lain-lain.
• Limbah konstruksi
Jika menurut peraturan Pemerintah Nomor 101 tahun 2014, limbah merupakan sisa atau buangan yang dihasilkan dari sebuah kegiatan atau proses baik domestik (rumah tangga) maupun industri.
Adapun pengertian limbah secara umum merujuk pada pemahaman bahwa limbah adalah sisa-sisa bahan dari hasil suatu proses konsumsi atau produksi yang keberadaannya menyebabkan terganggunya kenyamanan, keasrian dan kesehatan manusia. Dengan demikian keberadaan limbah hendaknya ditangani dengan sangat serius agar tidak mengakibatkan masalah yang terus berkelanjutan karena menyangkut kehidupan banyak orang.
Jenis-Jenis Limbah dan Kerakteristiknya
Perlu langkah tepat untuk melakukan proses penanganan akan keberadaan limbah di lingkungan kita. Tahap awal yang perlu kita lakukan ialah mengidentifikasi limbah berdasarkan karakteristik dan jenis-jenisnya terlebih dahulu agar proses penangan yang akan kita lakukan berjalan secara efektif.1. Jenis Limbah Berdasarkan Wujudnya
Limbah dibagi ke dalam tiga jenis berdasarkan wujud limbah yang dihasilkan yaitu limbah gas, limbah cair dan limbah padat. Berikut ini penjelasannya:• Limbah gas
Limbah gas merupakan limbah yang berupa zat buangan dengan ciri khas berwujud gas. Limbah gas terlihat menyerupai bentuk asap. Contoh limbah gas diantaranya gas pembuangan kendaraan bermotor juga gas buangan hasil pembuatan bahan bakar yang berdampak membahayakan lingkungan sekitar kita
• Limbah cair
Limbah cair merupakan jenis limbah yang memiliki wujud cair. Limbah cair termasuk jenis limbah yang mudah terlarut dalam air dengan karakteristik tidak pernah diam dan senantiasa berpindah. Contoh limbah cair dapat kita temukan pada air sisa setelah kita mencuci pakaian dan air bekas proses pencelupan warna.
• Limbah padat
Limbah padat merupakan limbah dengan wujud padat. Limbah padat memiliki karakteristik tidak dapat berpindah-pindah kecuali ada yang sengaja memindahkannya. Jenis limbah ini juga memiliki sifat kering. Contoh limbah pada dapat mudah kita temukan di lingkungan sekitar kita seperti sisa sayuran, makanan, sampah, sobekan kertas, sisa potongan-potongan kayu, logam dan plastik.
2. Jenis Limbah Berdasarkan Sumber yang Menghasilkan
A.K Haghi, 2011 menyatakan pengertian limbah dilihat dari sumber yang menghasilkan. Berdasarkan sumber yang mengahsilkan, limbah dibedakan ke dalam lima kelompok yaitu:• Limbah rumah tangga
Limbah rumah tangga biasa kita kenal dengan sebutan limbah domestik. Limbah rumah tangga berupa sisa-sisa bahan hasil kegiatan rumah tangga.
• Limbah industri
Sesuai dengan namanya, limbah ini ialah limbah yang terbuat dari kegiatan industri.
• Limbah pertanian
Limbah pertanian merupakan limbah dengan karakteristik berbentuk padat yang dihasilkan dari beragam kegiatan pertanian seperti kayu, jerami, ranting, daun-daunan dan lain-lain.
• Limbah konstruksi
Limbah konstruksi merupakan limbah yang berasal dari material-material yang sudah tidak digunakan lagi. Jenis limbah ini dihasilkan dari setiap kegiatan kontruksi seperti proyek pembongkaran (demolition and construction) maupun proyek pembangunan. Contoh jenis limbah construction antara lain pembangunan perubahan bentuk dan perbaikan baik itu bangunan komersil maupun perbaikan rumah. Sedangkan contoh jenis limbah demolition antara lain limbah dari hasil penghancuran atau perobohan bangunan.
• Limbah radioaktif
Limbah radioaktif merupakan limbah yang berasal dari setiap kegiatan pemanfaatan tenaga nuklir baik itu pemanfaatan tenaga nuklir untuk kebutuhan rumah sakit, industry maupun pemanfaatan reaktor nuklir untuk proses pembangkitan daya listrik. Peralatan atau bahan yang menjadi radioaktif disebabkan oleh proses pengoperasian instalasi nuklir atau instalasi dengan pemanfaatan radiasi pengion.
• Degradable waste
Dedradable waste adalah jenis limbah yang mampu mengalami perbahan dengan cara alami. Jenis limbah ini memiliki karakteristik mudah terurai. Contoh degradable waste antara lain sisa makanan, kotoran, daun-daun, jamur dan bakteri.
• Nondegradable waste
Nondegradable waste adalah jenis limbah yang sangat lambat dalam proses perubahan secara alami. Jenis limbah ini mengalami karakteristik tidak mudah terurai. Contoh nondegradable waste antara lain kaleng, kaca, plastik dan besi.
• Limbah Korosif
Limbah Korosif adalah limbah yang mengakibatkan logam menjadi berkarat. Jenis limbah ini juga menyebabk iritasi pada kulit.
• Limbah Beracun
Limbah Beracun adalah jenis limbah yang memiliki kandungan racun berbahaya bagi lingkungan dan manusia. Jenis limbah ini berakibat fatal akan mengakibatkan kematian jika masuk ke laut.
• Limbah Reaktif
Limbah reaktif adalah jenis limbah yang memiliki sifat sangat mudah beraksi baik dengan oksigen maupun limbah organik peroksida yang tidak stabil dengan suhu tinggi dan dapat mengakibatkan kebakaran.
• Limbah Mudah Meledak
Limbah mudah meledak adalah jenis limbah yang melalui tahapan proses kimiawi dan menghasilkan gas dengan tekanan suhu tinggi. Jenis limbah ini berdampak buruk karena akan merusak lingkungan sekitar kita.
• Limbah Mudah Terbakar
Limbah mudah terbakar merupakan jenis limbah dengan kandungan bahan yang dapat menghasilkan gesekan maupun percikan api jika terus berdekatan dengan api.
• Limbah padat
Limbah padat dari kegiatan industri misalnya: tong bekas, sisa sparepart, kain bekas dan besi.
• Limbah cair
Limbah cair dari kegiatan industri antara lain bahan kimia, oli bekas dan air bekas produksi.
• Limbah gas
Limbah gas dari kegiatan industri antara lain gas buangan kendaraan bermotor, gas hasil pembakaran dan gas buangan boiler.
• Limbah padat
Limbah padat hasil kegiatan rumah tangga misalnya sisa makanan dan tinja manusia.
• Limbah cair
Limbah cair hasil kegiatan rumah tangga antara lain air bekas mandi air dan air bekas cucian.
• Limbah gas
Limbah gas hasil kegiatan rumah tangga antara lain asap hasil pembakaran, asap dapur dan sampah.
Apabila limbah yang dihasilkan semakin banyak akan menimbulkan berbagai dampak terhadap lingkungan sekitar kita. Limbah yang dihasilkan dapat berdampak positif maupun negatif terhadap lingkungan. Pengolahan dan penangan yang tepat akan mengurangi dampak negatif limbah terhadap lingkungan sekitar kita.
Nah, demikianlah ulasan terkait pengertian limbah serta jenis-jenisnya. Semoga ulasan di atas bermanfaat.
• Limbah radioaktif
Limbah radioaktif merupakan limbah yang berasal dari setiap kegiatan pemanfaatan tenaga nuklir baik itu pemanfaatan tenaga nuklir untuk kebutuhan rumah sakit, industry maupun pemanfaatan reaktor nuklir untuk proses pembangkitan daya listrik. Peralatan atau bahan yang menjadi radioaktif disebabkan oleh proses pengoperasian instalasi nuklir atau instalasi dengan pemanfaatan radiasi pengion.
3. Jenis Limbah Berdasarkan Polimer Penyusunannya
Berdasarkan polimer penyusunnya mudah atau tidaknya dalam proses degradasi, limbah dikelompokkan menjadi dua yaitu:• Degradable waste
Dedradable waste adalah jenis limbah yang mampu mengalami perbahan dengan cara alami. Jenis limbah ini memiliki karakteristik mudah terurai. Contoh degradable waste antara lain sisa makanan, kotoran, daun-daun, jamur dan bakteri.
• Nondegradable waste
Nondegradable waste adalah jenis limbah yang sangat lambat dalam proses perubahan secara alami. Jenis limbah ini mengalami karakteristik tidak mudah terurai. Contoh nondegradable waste antara lain kaleng, kaca, plastik dan besi.
4. Jenis Limbah Berdasarkan Sifatnya
Jenis limbah berdasarkan sifatnya dibedakan ke dalam 5 kelompok yaitu:• Limbah Korosif
Limbah Korosif adalah limbah yang mengakibatkan logam menjadi berkarat. Jenis limbah ini juga menyebabk iritasi pada kulit.
• Limbah Beracun
Limbah Beracun adalah jenis limbah yang memiliki kandungan racun berbahaya bagi lingkungan dan manusia. Jenis limbah ini berakibat fatal akan mengakibatkan kematian jika masuk ke laut.
• Limbah Reaktif
Limbah reaktif adalah jenis limbah yang memiliki sifat sangat mudah beraksi baik dengan oksigen maupun limbah organik peroksida yang tidak stabil dengan suhu tinggi dan dapat mengakibatkan kebakaran.
• Limbah Mudah Meledak
Limbah mudah meledak adalah jenis limbah yang melalui tahapan proses kimiawi dan menghasilkan gas dengan tekanan suhu tinggi. Jenis limbah ini berdampak buruk karena akan merusak lingkungan sekitar kita.
• Limbah Mudah Terbakar
Limbah mudah terbakar merupakan jenis limbah dengan kandungan bahan yang dapat menghasilkan gesekan maupun percikan api jika terus berdekatan dengan api.
5. Jenis Limbah Berdasarkan Proses Industrinya
Jenis limbah juga dibedakan menurut kegiatan atau proses industrinya yang terdiri dari:• Limbah padat
Limbah padat dari kegiatan industri misalnya: tong bekas, sisa sparepart, kain bekas dan besi.
• Limbah cair
Limbah cair dari kegiatan industri antara lain bahan kimia, oli bekas dan air bekas produksi.
• Limbah gas
Limbah gas dari kegiatan industri antara lain gas buangan kendaraan bermotor, gas hasil pembakaran dan gas buangan boiler.
6. Jenis Limbah Berasal dari Kegiatan Rumah Tangga
Jenis limbah berasal dari kegiatan rumah tangga (domestik) antara lain:• Limbah padat
Limbah padat hasil kegiatan rumah tangga misalnya sisa makanan dan tinja manusia.
• Limbah cair
Limbah cair hasil kegiatan rumah tangga antara lain air bekas mandi air dan air bekas cucian.
• Limbah gas
Limbah gas hasil kegiatan rumah tangga antara lain asap hasil pembakaran, asap dapur dan sampah.
Apabila limbah yang dihasilkan semakin banyak akan menimbulkan berbagai dampak terhadap lingkungan sekitar kita. Limbah yang dihasilkan dapat berdampak positif maupun negatif terhadap lingkungan. Pengolahan dan penangan yang tepat akan mengurangi dampak negatif limbah terhadap lingkungan sekitar kita.
Nah, demikianlah ulasan terkait pengertian limbah serta jenis-jenisnya. Semoga ulasan di atas bermanfaat.