Sarana-Sarana Hubungan Internasional sebagai berikut
a. Diplomasi
Diplomasi dapat diartikan sebagai proses komunikasi antarpelaku hubungan internasional untuk mencapai tujuan bersama atau kesepakatan tertentu. Diplomasi biasanya dilakukan oleh instrumen-instruman hubungan internasional, yaitu kementrian luar negeri dan perwakilan diplomatik. Kementrian luar negeri mempunyai pusat kegiatan di ibu kota negara pengirim, sedangkan perwakilan diplomatik mempunyai pusat kegiatan di ibu kota negara penerima. Seorang wakil diplomatik (diplomat) yang dikirim ke luar negeri mempunyai tiga fungsi utama, yaitu sebagai lambang negara pengirim, sebagai wakil yuridis yang sah menurut hukum dan hubungan internasional, dan sebagai wakil diplomatik di negara penerima. Kegiatan tersebut dilakukan melalui cara-cara sebagai berikut.
a. Diplomasi
Diplomasi dapat diartikan sebagai proses komunikasi antarpelaku hubungan internasional untuk mencapai tujuan bersama atau kesepakatan tertentu. Diplomasi biasanya dilakukan oleh instrumen-instruman hubungan internasional, yaitu kementrian luar negeri dan perwakilan diplomatik. Kementrian luar negeri mempunyai pusat kegiatan di ibu kota negara pengirim, sedangkan perwakilan diplomatik mempunyai pusat kegiatan di ibu kota negara penerima. Seorang wakil diplomatik (diplomat) yang dikirim ke luar negeri mempunyai tiga fungsi utama, yaitu sebagai lambang negara pengirim, sebagai wakil yuridis yang sah menurut hukum dan hubungan internasional, dan sebagai wakil diplomatik di negara penerima. Kegiatan tersebut dilakukan melalui cara-cara sebagai berikut.
1) Menentukan tujuan dengan menggunakan semua daya dan tenaga dalam mencapai tujuan tersebut.
2) Menyesuaikan kepentingan bangsa lain dengan kepentingan nasional sesuai dengan tenaga dan daya yang ada.
3) Menentukan apakah tujuan nasional sejalan atau berbeda dengan kepentingan negara lain.
4) Menggunakan sarana dan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya. Pada umumnya dalam menjalankan tugas diplomasi antarbangsa, setiap negara menggunakan sarana diplomasi ajakan, konferensi, dan menunjukkan kekuatan militer dan ekonomi.
b. Negosiasi
Negosiasi disebut juga dengan perundingan. Negosiasi (perundingan) dalam hubungan internasional dapat diartikan sebagai proses interaksi antarpelaku hubungan internasional untuk berusaha menyelesaikan tujuan masing-masing yang berbeda dan saling bertentangan.
c. Lobi
Lobi merupakan kegiatan politik yang dilakukan untuk memengaruhi negara tertentu sehingga pandangan atau kepentingan suatu negara dapat tersampaikan.
2) Menyesuaikan kepentingan bangsa lain dengan kepentingan nasional sesuai dengan tenaga dan daya yang ada.
3) Menentukan apakah tujuan nasional sejalan atau berbeda dengan kepentingan negara lain.
4) Menggunakan sarana dan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya. Pada umumnya dalam menjalankan tugas diplomasi antarbangsa, setiap negara menggunakan sarana diplomasi ajakan, konferensi, dan menunjukkan kekuatan militer dan ekonomi.
b. Negosiasi
Negosiasi disebut juga dengan perundingan. Negosiasi (perundingan) dalam hubungan internasional dapat diartikan sebagai proses interaksi antarpelaku hubungan internasional untuk berusaha menyelesaikan tujuan masing-masing yang berbeda dan saling bertentangan.
c. Lobi
Lobi merupakan kegiatan politik yang dilakukan untuk memengaruhi negara tertentu sehingga pandangan atau kepentingan suatu negara dapat tersampaikan.