Situs kumpulan pengertian dan contoh artikel

Pengertian Moral, Fungsi, Prinsip dan Pendidikan Moral

Pengertian Moral - Manusia sebagai makhluk sosial yang merupakan bagian dari suatu kelompok atau masyarakat dituntut untuk mampu menyesuaikan diri sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku pada masyarakat tersebut. Moral adalah sesuatu yang harus ada dalam kehidupan bermasyarakat, karena moral ditentukan berdasarkan nilai yang ada dalam masyarakat yang dipengaruhi oleh budaya serta agama.
Pengertian Moral, Fungsi, Prinsip dan Pendidikan Moral

Nah untuk lebih jelasanya lagi terkait hal diatas, berikut kami akan bahas mengenai pengetian moral menurut ahli, prinsip-prinsip moral dasar, pendidikan moral dan fungsi moral dalam kehidupan masyarakat.  Silahkan disimak.

Pengertian Moral

Secara sederhana, pengertian moral adalah perbuatan baik yang ditentukan berdasasarkan standar nilai yang ada dalam masyarakat. Sehingga manusia yang perbuatannya buruk berdasarkan standar nilai tersebut biasanya disebut dengan istilah amoral.

Pengertian Moral Menurut Para Ahli

1. Sonny Keraf yang merupakan menteri pada Kabinet Persatuan Nasional dan juga seorang dosen filsafat di Universitas Atma Jaya mendefinisikan moral sebagai standar nilai yang digunakan untuk menilai setiap perbuatan seseorang dalam kehidupan bermasyarakat.

2. Imam Sukardi berpendapat bahwa pengertian moral adalah perbuatan baik yang dinilai berdasarkan budaya atau adat istiadat yang berlaku dalam suatu masyarakat.

3. Menurut Hurlock, pengertian moral adalah kode etik dalam bermasyarakat. Sehingga penilaian terhadap baik dan buruk suatu tindakan berdasarkan kode etik yang dilimiliki masyarakat tertentu yang bisa saja berbeda dengan kelompok masyarakat yang lain.

4. Zainuddin Saifullah Nainggolan menjelaskan pengertian moral sebagai standar nilai yang berhubungan dengan hati nurani seseorang yang erat kaitannya dengan nilai-nilai agama yang diterapkan dalam suatu kelompok atau masyarakat.

5. Franz Magnis Suseno mendefinisikan moral sebagai tolak ukur baik dan buruknya perbuatan seorang manusia dari sudut pandang masyarakat.

Prinsip-prinsip Moral Dasar

Prinsip-prinsip moral dasar sangat penting untuk menilai atau untuk mengukur tindakan seseorang dalam masyarakat. Prinsip-prinsip tersebut adalah sebagai berikut:

1. Sikap yang Baik
Sikap yang baik adalah tolak ukur dari semua norma yang ada. Sikap yang baik pada dasarnya dimiliki dan sudah tertanam dalam diri setiap manusia yang kemudian akan berkembang sesuai dengan standar kebaikan dimana seseorang tersebut berada atau tergantung lingkungan masyarakatnya.

Sikap atau sifat yang baik menuntun seseorang untuk selalu berbuat baik sesuai dengan aturan yang berlaku, bersikap jujur dan adil, menghormati orang lain, dan lain sebagainya. Sikap tersebut akan mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang harmonis.

2. Keadilan
Keadilan erat kaitannya dengan sikap menghormati hak setiap manusia, karena  sesungguhnya manusia diciptakan memiliki harkat dan martabat yang sama sebagai manusia tidak peduli apapun kedudukannya dalam masyarakat.
Oleh karena itu berdasarkan prinsip keadilan, setiap manusia berhak diperlakukan dan dihormati dengan baik oleh orang lain tanpa melihat statusnya dalam masyarakat.

3. Menghormati Diri Sendiri
Setiap manusia sebagai seorang individu memiliki keinginan dan kebebasan untuk bertindak dan mengemukakan pendapat sesuai dengan hati nuraninya. Oleh karena itu, seorang manusia wajib untuk memperlakukan dirinya dengan baik atau dengan kata lain menghormati diri sendiri.
Manusia mempunyai kewajiban untuk mengembangkan diri dan kemampuan yang dimiliki agar bisa memberikan kehidupan yang layak bagi dirinya sendiri, sehingga dengan itu bisa membantu orang lain di sekitarnya. Dengan menghormati diri sendiri bisa menumbuhkan sikap yang baik dan adil bagi orang lain.

Pendidikan Moral

Pedidikan moral yang baik dan diterapkan dengan baik pula akan menjadi tolak ukur moralitas suatu bangsa.  Pendidikan moral sangat penting diterapkan terhadap seseorang sejak dini. Berdasarkan hal tersebut, beberapa hal menjadi tujuan pendidikan moral antara lain:

1. Membantu seseorang untuk mempelajari dan menerapkan nilai-nilai moral dalam lingkungan keluarga, masyrakat, bangsa dan negara.

2. Pendidikan moral membantu seseorang untuk mengembangkan kepribadian yang dimiliki sehingga bisa menuntun seseorang dalam pengambilan keputusan jika menghadapi situasi-situasi tertentu dalam kehidupan masyarakat yang membutuhkan pertimbangan moral.

3. Pendidikan moral juga membantu seseorang untuk selalu bertanggung jawab dalam setiap tindakan yang dilakukan. Dengan kata lain pendidikan moral yang berkesinambungan mencegah atau mengurangi kemungkinan seseorang untuk melakukan sesuatu yang berlawanan dengan nilai-nilai moral yang berlaku dalam masyarakat dimana mereka berada.

4. Pendidikan moral mendorong seseorang untuk berperilaku berdasarkan standar nilia atau moral yang berlaku. Oleh karena itu untuk menciptakan suatu bangsa yang bermoral, perlu adanya pendidikan moral yang baik di mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara.

Beberapa nilai yang sangat penting dalam pendidikan moral, diantaranya adalah sebagai berikut: nilai religi atau nilai keagamaan, kejujuran, bertanggung jawab, saling menghormati, keadilan, kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan sekitar, kedisiplinan, toleransi atau menghargai orang lain, dan lain-lain sebagainya.

Fungsi Moral dalam Kehidupan Bermasyarakat


1. Sebagai Pengingat
Moralitas mengingatkan setiap manusia untuk selalu berbuat baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain untuk menjalankan perannya sebagai manusia dan bagian dari lingkurangan sosial atau masyarakat tertentu.

Moralitas mengingatkan setiap manusia untuk peka terhadap permasalahan atau fenomena-fenomena baru yang muncul yang mungkin saja bisa mengancam nilai-nilai moralitas yang ada sekarang.

2. Sebagai Pengendali atau Standar Perilaku
Baik buruknya suatu perbuatan dinilai berdasarkan standar perilaku atau nilai – nilai moralitas yang ada dalam masyarakat. Nilai-nilai tersebut menuntun seseorang atau dengan kata lain menjadi pengendali dalam setiap perbuatan yang dilakukan.

Perbuatan yang melawan atau bertolak belakang dengan nilai-nilai moral akan dianggap perbuatan buruk atau disebut dengan amoral.

Masyarakat yang majemuk, memungkinkan setiap manusia untuk bertemu dengan orang – orang yang berlainan daerah, suku, agama, maupun ras. Sehingga diperlukan nilai-nilai moral dasar sebagai standar perilaku untuk mencegah terjadinya perselisihan atau perpecahan yang terjadi akibat perbedaan dimiliki.

Demikian di atas penjelasan mengenai pengertian moral baik itu secara sederhana maupun pengertiannya menurut pendapat para ahli, serta prinsip-prinsip moral dasar, pendidikan moral, dan fungsi moral dalam kehidupan masyarakat. Semoga dengan membaca ulasan diatas makin terbuka wawasan kita tentang pentingnya menjadi individu yang bermoral dalam kehidupan bermasyarakat maupun bernegara.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Moral, Fungsi, Prinsip dan Pendidikan Moral