Pengertian Bela Negara - Setiap warga di negara manapun di dunia ini memiliki hak dan kewajiban melindungi negara mereka sendiri. Dan terkait hal tersebut, upaya yang dilakukan setiap negara pun berbeda-beda. Contohnya, di beberapa Negara, misalya: China dan Korea Selatan mewajibkan setiap pria dewasa di negaranya untuk mengikuti pelatihan wajib militer untuk jangka waktu tertentu.
Di Indonesia sendiri, bela negara telah tercantum dalam UUD 1945. Presiden Jokowi yang hadir pada peresmian akademi bela negara suatu partai politik menyebutkan pentingnya aparat pemerintah beserta rakyat Indonesia untuk memahami dan menjalankan upaya bela negara.
Hal ini dicantumkan dalam UUD 1945 pasal 27 ayat 3 yang menyebutkan bahwa ‘setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara’. Dan UUD 1945 pasal 30 ayat 1 bahwa ‘tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara’.
Nah, berikut adalah pengertian bela Negara menurut para ahli:
1. Darji Darmodiharjo menyatakan pengertian bela Negara sebagai tindakan yang mengacu pada upaya dalam mempertahankan negara yang berlandaskan ajaran dan nilai - nilai persaudaraan yang ditanamkan dalam hati dan pikiran setiap rakyat Indonesia.
2. Purnomo Yusgiantoro mengutamakan pentingnya pendidikan bela negara bagi generasi bangsa agar tercipta rasa persatuan dan kesatuan dalam mempertahankan keutuhan dan kedaulatan bangsa dan negara.
3. Sunarso menyebutkan unsur bela negara terdiri atas kemerdekaan, persatuan wilayah dan landasan negara.
Tidak sedikit upaya yang dilakukan oleh rakyat Indonesia dalam melawan penjajah. Setiap rakyat indonesia mengalami derita yang sama akibat penjajahan yang mendorong persatuan dan kesatuan antar rakyat Indonesia.
Sejarah kemuadian membuktikan bagaimana kerasnya perjuangan rakyat Indonesia yang membuahkan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Hal ini dapat diwujudkan karena aksi pembelaan negara yang dilakukan rakyat dalam mempertahankan tanah airnya. Banyak nyawa, harta dan tenaga rakyat Indonesia yang dikorbankan. Upaya bela negara ini lahir karena adanya rasa cinta yang sangat besar terhadap bangsa dan tanah air Indonesia.
1. Bela Negara Fisik
Secara fisik, upaya.bela negara dilakukan untuk menghadapi bahaya yang secara langsung mengganggu keutuhan dan kedaulatan negara. Gangguan tersebut dapat bersumber dari dalam maupun dari luar suatu negara.
Di Indonesia sendiri, bela negara telah tercantum dalam UUD 1945. Presiden Jokowi yang hadir pada peresmian akademi bela negara suatu partai politik menyebutkan pentingnya aparat pemerintah beserta rakyat Indonesia untuk memahami dan menjalankan upaya bela negara.
Pengertian Bela Negara
Secara umum pengertian bela negara adalah usaha yang dilakukan oleh rakyat untuk mempertahankan tanah kelahirannya. Di Indonesia upaya bela negara harus dilandaskan pada Pancasila dan UUD 1945.Hal ini dicantumkan dalam UUD 1945 pasal 27 ayat 3 yang menyebutkan bahwa ‘setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara’. Dan UUD 1945 pasal 30 ayat 1 bahwa ‘tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara’.
Nah, berikut adalah pengertian bela Negara menurut para ahli:
1. Darji Darmodiharjo menyatakan pengertian bela Negara sebagai tindakan yang mengacu pada upaya dalam mempertahankan negara yang berlandaskan ajaran dan nilai - nilai persaudaraan yang ditanamkan dalam hati dan pikiran setiap rakyat Indonesia.
2. Purnomo Yusgiantoro mengutamakan pentingnya pendidikan bela negara bagi generasi bangsa agar tercipta rasa persatuan dan kesatuan dalam mempertahankan keutuhan dan kedaulatan bangsa dan negara.
3. Sunarso menyebutkan unsur bela negara terdiri atas kemerdekaan, persatuan wilayah dan landasan negara.
Latar Belakang Pentingnya Bela Negara
Negara Indonesia memiliki sejarah yang amat panjang akan penjajahan. Banyak terjadi penindasan, kekerasan dan penganiyayaan yang dialami oleh rakyat Indonesia baik secara fisik maupun mental.Tidak sedikit upaya yang dilakukan oleh rakyat Indonesia dalam melawan penjajah. Setiap rakyat indonesia mengalami derita yang sama akibat penjajahan yang mendorong persatuan dan kesatuan antar rakyat Indonesia.
Sejarah kemuadian membuktikan bagaimana kerasnya perjuangan rakyat Indonesia yang membuahkan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Hal ini dapat diwujudkan karena aksi pembelaan negara yang dilakukan rakyat dalam mempertahankan tanah airnya. Banyak nyawa, harta dan tenaga rakyat Indonesia yang dikorbankan. Upaya bela negara ini lahir karena adanya rasa cinta yang sangat besar terhadap bangsa dan tanah air Indonesia.
Jenis-jenis Bela Negara
Berdasarkan cara yang dilakukan, maka bela negara terdiri atas 2 jenis yaitu:1. Bela Negara Fisik
Secara fisik, upaya.bela negara dilakukan untuk menghadapi bahaya yang secara langsung mengganggu keutuhan dan kedaulatan negara. Gangguan tersebut dapat bersumber dari dalam maupun dari luar suatu negara.
Dari dalam misalnya jika sebuah daerah terkena tanah longsor maka upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menjadi relawan untuk menolong korban. Sedangkan dari luar contohnya dengan ikut berperang dan bersatu melawan bahaya tersebut.
2. Bela Negara Non Fisik
Secara non fisik.upaya bela negara dilakukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kesatuan bangsa. Generasi.muda dituntut untuk mampu melakukan dan berusaha menjalankan upaya bela negara. Upaya tersebut dapat berupa meningkatkan ilmu pengetahuan sehingga dapat mengamalkannya untuk kemajuan negara di masa depan.
Untuk itu setiap generasi muda perlu dididik dari usia dini tentang apa itu bela negara dan apa tujuannya nanti bagi bangsa. Dengan mengajarkannya, juga membangkitkan rasa cinta tanah air sehingga persatuan dan kesatuan bangsa tetap utuh dan terjaga dengan baik.
Contoh bela negara non fisik yang dapat diterapkan yaitu tidak tawuran atau berkelahi antar pelajar, hidup rukun antar tetangga, gotong royong untuk membatu warga yang terkena musibah, menjaga kebersihan dan ketertiban.lingkungan dan lain-lain sebagainya.
1. Menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa.
2. Meningkatkan persatuan dan kesatuan negara.
3. Agar tercipta kehidupan bernegara yang damai dan tentram.
4. Melindungi landasan negara yaitu Pancasila dan UUD 1945.
Dalam kehidupan sehari-hari bela negara dapat dirasakan manfaatnya yaitu:
1. Rasa persatuan antar warga akan semakin meningkat.
2. Terlahir pribadi-pribadi yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
3. Berkembangnya keimanan setiap warga negara.
4. Tercipta kerukunan dan keharmonisan antar warga negara
5. Berkurangnya kejahatan dalam masyarakat.
6. Prestasi dan sumber daya manusia semakin meningkat.
7. Meningkatnya warga negara yang sadar dan taat hukum.
Dengan mengetahui tujuan dan manfaat bela negara, setiap rakyat Indonesia akan mampu menjalankan tugas dan fungsinya sebagai warga yang baik. Baru-baru ini pemerintah semakin gencar menekankan bela negara bagi generasi muda bangsa Indonesia.
Bahkan menteri pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan agar pendidikan bela negara harus diajarkan bagi mahasiswa dan mahasisiwi di kampus. Pendidikan ini dapat dimasukkan dalam program orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek) bagi mahasiswa baru. Dalam penerapannya, para rektor dan pendidik dapat bekerja sama dengan pemerintah dan aparat serta lembaga hukum untuk memudahkn program tersebut.
Diharapkan nantinya para mahasiswa dapat belajar dan memahami pentingnya bela negara bagi kemajuan bangsa. Sehingga lahirlah generasi bangsa yang jujur serta mampu membawa bangsa dan negara ke arah masa depan yang cerah.
Sebagai seorang anak upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan belajar dan menuntut ilmu dengan giat agar dapat bermanfaat bagi kemajuan bangsa. Selain itu aparat pemerintah juga tidak kalah pentingnya sebagai agen bela negara.
Kejujuran dan tanggung jawab yang tinggi adalah tuntutan utama yang harus dimiliki oleh para wakil rakyat. Dengan terciptanya keselarasan dan kerjasama antar warga negara maka upaya bela negara akan mewujudkan apa yang menjadi tujuan dan cita-cita yang diinginkan oleh setiap rakyat Indonesia.
Nah, itulah penjelasan terkait pengertian bela negara, jenis-jenis dan manfaatnya. Semoga ulasan diatas bisa membuka wawasan kita terkait pentingnya bela negara dan menyadari jika sebagai warga yang baik kita punya kewajiban menjadi agen bela Negara.
2. Bela Negara Non Fisik
Secara non fisik.upaya bela negara dilakukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kesatuan bangsa. Generasi.muda dituntut untuk mampu melakukan dan berusaha menjalankan upaya bela negara. Upaya tersebut dapat berupa meningkatkan ilmu pengetahuan sehingga dapat mengamalkannya untuk kemajuan negara di masa depan.
Untuk itu setiap generasi muda perlu dididik dari usia dini tentang apa itu bela negara dan apa tujuannya nanti bagi bangsa. Dengan mengajarkannya, juga membangkitkan rasa cinta tanah air sehingga persatuan dan kesatuan bangsa tetap utuh dan terjaga dengan baik.
Contoh bela negara non fisik yang dapat diterapkan yaitu tidak tawuran atau berkelahi antar pelajar, hidup rukun antar tetangga, gotong royong untuk membatu warga yang terkena musibah, menjaga kebersihan dan ketertiban.lingkungan dan lain-lain sebagainya.
Manfaat dan Tujuan Bela Negara
Setiap warga negara melakukan upaya bela negara yang bertujuan untuk:1. Menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa.
2. Meningkatkan persatuan dan kesatuan negara.
3. Agar tercipta kehidupan bernegara yang damai dan tentram.
4. Melindungi landasan negara yaitu Pancasila dan UUD 1945.
Dalam kehidupan sehari-hari bela negara dapat dirasakan manfaatnya yaitu:
1. Rasa persatuan antar warga akan semakin meningkat.
2. Terlahir pribadi-pribadi yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
3. Berkembangnya keimanan setiap warga negara.
4. Tercipta kerukunan dan keharmonisan antar warga negara
5. Berkurangnya kejahatan dalam masyarakat.
6. Prestasi dan sumber daya manusia semakin meningkat.
7. Meningkatnya warga negara yang sadar dan taat hukum.
Dengan mengetahui tujuan dan manfaat bela negara, setiap rakyat Indonesia akan mampu menjalankan tugas dan fungsinya sebagai warga yang baik. Baru-baru ini pemerintah semakin gencar menekankan bela negara bagi generasi muda bangsa Indonesia.
Bahkan menteri pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan agar pendidikan bela negara harus diajarkan bagi mahasiswa dan mahasisiwi di kampus. Pendidikan ini dapat dimasukkan dalam program orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek) bagi mahasiswa baru. Dalam penerapannya, para rektor dan pendidik dapat bekerja sama dengan pemerintah dan aparat serta lembaga hukum untuk memudahkn program tersebut.
Diharapkan nantinya para mahasiswa dapat belajar dan memahami pentingnya bela negara bagi kemajuan bangsa. Sehingga lahirlah generasi bangsa yang jujur serta mampu membawa bangsa dan negara ke arah masa depan yang cerah.
Agen Bela Negara
Setiap warga negara diharapkan bukan hanya menjadi objek tapi juga dapat terjun langsung menjadi agen bela negara. Bela negara dapat dilaksanakan dengan memahami tanggung jawab masing-masing warga negara. Dalam lingkungan keluarga, bimbingan org tua sangat dibutuhkan agar melahirkan anak-anak yang berprestasi dan bibit unggul bagi negara kelak.Sebagai seorang anak upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan belajar dan menuntut ilmu dengan giat agar dapat bermanfaat bagi kemajuan bangsa. Selain itu aparat pemerintah juga tidak kalah pentingnya sebagai agen bela negara.
Kejujuran dan tanggung jawab yang tinggi adalah tuntutan utama yang harus dimiliki oleh para wakil rakyat. Dengan terciptanya keselarasan dan kerjasama antar warga negara maka upaya bela negara akan mewujudkan apa yang menjadi tujuan dan cita-cita yang diinginkan oleh setiap rakyat Indonesia.
Nah, itulah penjelasan terkait pengertian bela negara, jenis-jenis dan manfaatnya. Semoga ulasan diatas bisa membuka wawasan kita terkait pentingnya bela negara dan menyadari jika sebagai warga yang baik kita punya kewajiban menjadi agen bela Negara.