Situs kumpulan pengertian dan contoh artikel

Pengertian Populasi dan Sampel serta Jenis-Jenisnya

Pengertian Populasi dan Sampel - Saat hendak melakukan penelitian, kita biasanya akan dihadapkan dengan sumber data dimana salah satu sumber data ini adalah populasi serta sampel. Memang sih penentuan sumber data semacam ini tergantung pada masalah apa yang hendak diteliti, tetapi hampir semua penelitian menyebutkan bahwa populasi dan sampel ini adalah salah satu sumber data yang sangat penting.
Pengertian Populasi dan Sampel serta Jenis-Jenisnya

Tetapi apa sih sebenanya populasi dan sampel ini dan apa saja jenis-jenisnya? Nah, dalam tulisan kami kali ini akan menguraikan jawaban dari pertanyaan tersebut, yakni pengertian populasi dan sampel serta akan menjelaskan mengenai jenis-jenis populasi dan sampel. Oke, langsung saja simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya.

A. Pengertian Populasi dan Sampel

Nah, poin pertama dalam penjabaran ini kita mulai dengan mengulas pengertian populasi serta pengertian sampel:

1. Pengertian Populasi

Definisi populasi dalam hal ini adalah keseluruhan subyek penelitian. Populasi juga bisa diartikan sebagai wilayah generalisasi yang komponennya terdiri dari obyek atau subyek yang memiliki kuantitas serta karakteristik tertentu yang telah ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari yang kemudian akan digunakan untuk menarik kesimpulan.

Dari pengertian tersebut sudah jelas bisa dipahami bahwa populasi dalam konsep penelitian tidak hanya berupa makhluk hidup atau manusia, tetapi juga benda alam lainnya. Popuasi dalam penelitian juga tidak hanya menyorot soal jumlah obyek ataupun subyek yang hendak dipelajari, tetapi juga menyinggung soal karakteristik atau sifat-sifat yang dimiliki oleh subyek atau obyek tersebut.
Tetapi jika hendak mempersingkat pengertian populasi, setidaknya ada 3 poin yang bisa kita perhatikan dari penjelasan di bawah ini:

- Jumlah dari keseluruhan unit analisis yang ciri-cirinya hendak diteliti
- Sekelompok obyek, baik itu berupa manusia, nilai tes, gejala, benda ataupun peristiwa
- Sekumpulan elemen atau unsur yang dijadikan obyek penelitian merupakan satuan analisis

2. Pengertian Sampel

Sedangkan sampel adalah sebagian dari jumlah atau karakteristik yang dimiliki oleh suatu populasi. Sampel juga bisa diartikan sebagai bagian dari anggota populasi yang sengaja diambil berdasarkan prosedur tertentu sehingga dianggap dapat mewakili populasinya. Proses penentuan sampel ini biasanya dikenal dengan istilah sampling.

Dibandingkan melakukan penelitian terhadap populasi, banyak peneliti yang memutuskan untuk melakukan penelitian terhadap sampel karena memang penelitian sampel ini memiliki beberapa kelebihan antara lain:

- Penelitian populasi terasa lebih besar dan lebih luas sehingga ada kemungkinan terjadinya beberapa kesalahan
- Populasi di dalam penelitian lebih sering bersifat destruktif
- Karena penelitian populasi jauh lebih banyak dan besar, biasanya akan membuat peneliti merasa kelelahan sehingga ada kemungkinan peneliti menjadi lelah dan kurang cermat saat proses pencatatan dan analisis hasil penelitian
- Penelitian sampel dianggap lebih baik karena cakupannya lebih kecil dibandingkan penelitian populasi, sehingga tidak akan ada yang terlewat saat melakukan penelitian
- Penelitian sampel bisa membantu menghemat waktu, biaya serta tenaga karena obyek penelitiannya relatif lebih sedikit

B. Jenis-Jenis Populasi dan Sampel

Adapun jenis-jenis populasi dan sampel ini antara lain:

1. Jenis-Jenis Populasi

Ada beberapa jenis populasi ditinjau dari jumlah populasinya, sifat populasinya dan perbedaan yang lainnya.

• Jenis populasi berdasarkan jumlahnya terdiri dari dua jenis, antara lain:
- Populasi tak terbatas yakni populasi atau sumber data yang batasan jumlahnya tidak bisa ditentukan sehingga umumnya tidak bisa dinyatakan. Misalnya adalah populasi narapidana di Indonesia
- Populasi yang terbatas yakni populasi atau sumber data yang batasannya bisa dinyatakan secara kuantitatif dengan jelas, dengan kata lain bisa dihitung jumlahnya. Misalnya, Rw. 03 Desa Sukadane memiliki penduduk sebanyak 100 orang

• Jenis populasi berdasarkan sifat dari populasi itu sendiri juga terdiri dari dua jenis, antara lain:
- Populasi yang sifatnya heterogen yakni populasi atau sumber data yang unsur-unsurnya memiliki sifat lebih dari satu atau bervariasi. Makanya penelitian yang dilakukan pada populasi heterogen seperti ini lebih dispesifikkan pada batasan-batasan yang terlah ditentukan baik secara kualitatif maupun kuantitatif.
- Populasi yang sifatnya homogen yakni populasi yang unsur-unsurnya memiliki sifat yang sama sehingga peneliti sudah tidak perlu mempersoalkan jumlahnya.

• Jenis populasi berdasarkan perbedaan yang lainnya yang juga terdiri dari dua jenis, antara lain:
- Populasi survey yakni jenis populasi dimana populasi tersebut terliput di dalam penelitian yang tengah dilakukan
- Populasi target yakni jenis populasi dimana populasi tersebut telah ditentukan dan disesuaikan dengan masalah penelitian.

Sebenarnya, populasi survey dan populasi target ini hampir sama jika berada dalam kondisi yang ideal, namun kebanyakan yang terjadi di lapangan adalah populasi survey dengan populasi target ini berbeda. Hal ini terjadi karena biasanya ada responden yang menolak untuk menjawab pertanyaan penelitian.

2. Jenis-Jenis Sampel

Adapun jenis-jenis sampel ini ada dua antara lain:
a. Sampel judgemental yakni sampel yang dipilih dengan dasarnya adalah pendapat, analisis serta hasil penelitian yang digunakan untuk mengambil kesimpulan mengenai komponen-komponen sampel yang hendak diteliti
b. Sampel statistical yakni sampel yang dipilih secara acak dari keseluruhan populasi serta hasil penelitiannya bisa dipakai untuk mengambil kesimpulan tentang seluruh populasi

Nah, penentuan sampel seperti ini memang sudah seharusnya melalui proses pemilihan, penentuan jenis sampel beserta hasil perhitungan besaran sampel yang hendak diambil. Setidaknya terdapat 4 parameter yang dianggap bisa menentukan representasi dari sampel yang mewakili populasinya, antara lain:

a. Variabilitas populasi yakni peneliti memang diharuskan menerima sebagaimana kenyataannya, tidak bisa mengatur dan juga tidak bisa memanipulasinya.
b. Besaran sampel, dimana semakin besar sampel yang digunakan dianggap semakin mencerminkan populasi. Tetapi jika populasi tersebut sifatnya adalah homogen sempurna, tentu besaran sampel tidak berpengaruh.
c. Teknik dalam menentukan sampel, dimana berdasarkan pada Sugiyono teknik penentuan sampel ini terdiri dari dua jenis yakni nonprobability sampling dan probability sampling. Nonprobability sampling ini terdiri dari snowball sampling, purposive sampling, sampling sistematis, sampling aksidental, sampling kuota dan sampling jenuh. Sementara untuk Probability sampling terdiri dari cluster random, disproportionate stratified random, proportionate stratified random dan simple random.
d. Tingkat kecermatan di dalam memasukkan ciri-ciri populasi ke dalam sampel.

Nah, itulah uraian kami mengenai pengertian populasi dan sampel beserta jenis-jenisnya. Semoga bermanfaat.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Populasi dan Sampel serta Jenis-Jenisnya