Contoh Gurindam Dengan Berbagai Tema - Karya sastra merupakan bagian dari perkembangan budaya di mana setiap karyanya memiliki ciri khas dan peminat masing-masing. Oleh sebab itu, topik mengenai karya sastra tidak akan pernah habis untuk dibahas.
Secara umum, karya sastra terbagi menjadi dua, yaitu karya sastra lama dan karya sastra baru. Berbeda dengan karya sastra baru, seiring berjalannya waktu karya sastra lama mulai sepi peminat dan bahkan hampir ditinggalkan.
Karya sastra lama merupakan karya sastra Melayu yang penyampaiannya secara lisan dan masih terikat dengan aturan-aturan yang ada. Salah satu contoh karya sastra lama adalah gurindam. Nah, berikut kami akan jelaskan lebih rinci mengenai pengertian gurindam, contoh gurindam, dan lain sebagainya. Silahkan disimak
Secara kasat mata, gurindam dikatakan sama dengan pantun walaupun sebenarnya berbeda. Pada pantun, rima yang terbentuk adalah a-b-a-b, sedangkan gurindam harus a-a. Selain itu, pantun biasanya terdiri dari empat baris dan gurindam hanya dua baris saja.
• Gurindam hanya terdiri dua baris.
• Tiap baris harus berisi 10 hingga 14 suku kata.
• Baris pertama disebut sampiran dan baris kedua adalah isi.
• Sajak gurindam adalah a-a.
• Gurindam berisi soal sebab-akibat untuk nasihat tentang kehidupan.
Secara umum, karya sastra terbagi menjadi dua, yaitu karya sastra lama dan karya sastra baru. Berbeda dengan karya sastra baru, seiring berjalannya waktu karya sastra lama mulai sepi peminat dan bahkan hampir ditinggalkan.
Karya sastra lama merupakan karya sastra Melayu yang penyampaiannya secara lisan dan masih terikat dengan aturan-aturan yang ada. Salah satu contoh karya sastra lama adalah gurindam. Nah, berikut kami akan jelaskan lebih rinci mengenai pengertian gurindam, contoh gurindam, dan lain sebagainya. Silahkan disimak
Pengertian Gurindam
Gurindam merupakan jenis karya sastra lama yang terdiri dari dua baris dan memiliki rima yang sama. Gurindam biasanya berisi tentang nasihat, petuah, atau peringatan terhadap manusia untuk mengaruhi kehidupan.Secara kasat mata, gurindam dikatakan sama dengan pantun walaupun sebenarnya berbeda. Pada pantun, rima yang terbentuk adalah a-b-a-b, sedangkan gurindam harus a-a. Selain itu, pantun biasanya terdiri dari empat baris dan gurindam hanya dua baris saja.
Ciri-Ciri Gurindam
Untuk lebih memahami perbedaan gurindam dengan karya sastra lain, berikut adalah ciri-ciri gurindam yanng bisa dipelajari:• Gurindam hanya terdiri dua baris.
• Tiap baris harus berisi 10 hingga 14 suku kata.
• Baris pertama disebut sampiran dan baris kedua adalah isi.
• Sajak gurindam adalah a-a.
• Gurindam berisi soal sebab-akibat untuk nasihat tentang kehidupan.
Jenis dan Contoh Gurindam
Berdasarkan barisnya:1. Gurindam Berkait
Gurindam yang baris pertamanya sangat berhubungan dengan baris kedua. Contoh gurindam berakit seperti:Barang siapa yang tidak mengenal Al-Qur’an
Maka sesatlah hidupnya bagaikan hidup tanpa tujuan
Hidup itu harus saling mengerti
Jika tidak ingin menyesal di kemudian hari
Barang siapa tidak memiliki agama
Pastilah sesat hidupnya di dunia
Hidup memang penuh kejutan
Tetapi kegagalan tetaplah menyakitkan
Jika ingin punya teman banyak di kemudian hari
Haruslah kita selalu menepati janji
2. Gurindam Berangkai
Gurindan yang setiap barisnya terdapat satu atau lebih kata yang sama dan berangkai dengan baris-baris setelahnya. Contoh gurindam berangkai yaitu:Berburuk hati kepada teman
Berburuk hati kepada lawan
Jika kamu ingin hidup tenang
Maka harus menghargai orang
Jika bekerja tidak berhati lurus
Jika bekerja tidak berhati tulus
Maka pikiran akan mudah tergerus
Pikiran tak karuan dan tubuh menjadi kurus
Cinta itu memang sakral
Cinta itu memang kekal
Kita berdua sepasang sejoli
Memegang ikrar cinta sampai mati
Berpegang teguh pada pendirian
Berpegang teguh pada keimanan
Barang siapa yang percaya Tuhan
Suatu hari akan mendapat imbalan
Agar bekerja selamat selalu
Kalau bekerja terburu-buru
Tentulah banyak yang keliru
3. Gurindam Serangkap 2 Baris
Gurindam dengan isi hanya dua baris dalam setiap bait.Contoh gurindam serangkap 2 baris adalah:
Siapa tak sholat
Maka Allah akan melaknat
Orang yang rajin membaca buku
Banyak ilmu ia tahu
Kurang pikir kurang siasat
Kelak dirimu pasti tersesat
Barang siapa ingin bercinta
Pastikan diri mesti setia
Jika kena penyakit kikir
Sanak saudara akan menyingkir
4. Gurindam Serangkap 4 Baris
Gurindam dengan isi 4 baris di setiap baitnya. Inilah contoh gurindam serangkap 4 baris yang dimaksud:Jangan takut dan gentar
Mati itu hanya sekali
Jangan bertukar berkisar
Tetap di lapangan mengendali
Apabila selalu mencela orang
Tandanya ia bermain curang
Jika Anda bermain curang
Tentulah lawan menjadi berang
Jangan selalu bersedih
Hidup itu perlu diuji
Jika Anda mampu melewati
Maka hidup sudah pasti diberkahi
Salah perlu disadari
Minta maaf jangan dendam di hati
Jika salah harus disesali
Supaya tidak terulang di kemudian hari
Barang siapa jarang sholat
Akan menuntun pada maksiat
Barang siapa melakukan maksiat
Pasti akan disiksa di akhirat
5. Gurindam Bebas
Gurindam yang tidak terikat dalam jumlah barisnya, bisa dua, empat, atau bahkan lebih. Berikut contoh gurindam bebas:Barang siapa mengenal Tuhan
Dia akan sepenuhnya memasrahkan
Dengan orangtua jangan pernah melawan
Jika tidak ingin hidup berantakan
Kalau manusia lupa ibadah
Maka Tuhan akan marah
Bila manusia benar menuntut ilmu
Tiada lagi yang suka menipu
Jangan pernah berputus asa
Meski impian belum jadi nyata
Berdasarkan Isi Pesannya:
1. Gurindam Nasihat
Gurindam ini berisi nasihat-nasihat bagi manusia untuk menjalani hidupnya. Contoh gurindam dengan isi nasihat bisa dilihat di bawah ini:Rajin belajarlah di usia muda
Jangan pernah kamu menunda-nunda
Pikir dulu sebelum berkata
Agar tidak melukai sesama
Jika kamu mengamalkan Al-Qur’an
Maka hidup penuh kebahagiaan
Manusia yang tidak paham rukun Islam
Sudah jelas hidupnya akan kelam
Bagi orang yang suka bersandiwara
Jalan hidupnya akan menyiksa
2. Gurindam Pendidikan
Gurindam ini berisi wejangan mengenai ilmu dan masa depan penerus bangsa. Contoh gurindam yang berisi pesan pendidikan misalnya:Jika kamu malas belajar
Cita-cita tidak akan bisa dikejar
Ilmu harus bisa diamalkan
Supaya kamu menjadi teladan
Hidup itu jangan dibuat penat
Anak muda harus penuh semangat
Jadi pelajar harus aktif
Supaya masa muda menjadi produktif
Kalau mencotek adalah kebiasaannya
Nilai bagus tiada artinya
Hargai para guru yang ada
Tanpanya kamu bukan siapa-siapa
Mimpi jangan hanya dibayangkan
Mimpi harus bisa diwujudkan
3. Gurindam Cinta
Gurindam yang berisi tentang romantisme, kasih sayang, dan kadang patah hati karena pasangan. Ini dia contoh gurindam cinta:Jika hati sudah bergejolak cinta
Tiada obat selain berumah tangga
Senyummu adalah penyemangtku
Maka jangan pernah bersedih di hadapanku
Mencintaimu tidak butuh alasan
Namun aku butuh kepastian
Jika kamu sengaja meninggalkan
Jangan berharap ia kembali ke pelukan
Bersamamu tidak pernah ada bosan
Justru aku semakin kasmaran
Barang siapa merasakan cinta
Jangan pernah menahan rasa
Jika pasangan selalu dikekang
Sudah pasti nanti akan hilang
Zaman sekarang banyak orang yang sudah awam dengan gurindam. Maka dari itu, penjelasan beserta contoh gurindam di atas dapat membantu Anda menambah wawasan dan pemahaman tentang karya sastra lama. Setelah mulai mengerti dengan gurindam, sekarang Anda bisa berlatih untuk membuat contohnya. Selamat mencoba!