Situs kumpulan pengertian dan contoh artikel

Pengertian Cahaya, Sifat, dan Manfaat Cahaya

Pengertian cahaya merupakan suatu gelombang energy yang sangat dibutuhkan oleh semua makhluk hidup yang tinggal di bumi secara langsung ataupun tidak langsung demi keberlangsungan hidup.  Tanpa adanya cahaya maka kelangsungan hidup di bumi tidak dapat berjalan dengan baik. Bahkan, banyak makhluk hidup yang mengalami kematian/kepunahan.

Pengertian Cahaya

Lantas apa definisi atau pengertian dari cahaya? Pengertian cahaya adalah gelombang elektromagnetik yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Cahaya memiliki panjang gelombang sekitar 380 hingga 750 nm.
Pengertian Cahaya, Sifat, dan Manfaat Cahaya

Terkait pengertian cahaya manurut pendapat ahli, dalam hal ini menurut pendapat Newton, cahaya merupakan partikel yang sangat kecil dan dipancarkan oleh sumbernya ke berbagai arah dengan kecepatan tinggi.  Sedangkan, ilmuwan lain bernama Huygens menyatakan bahwa cahaya merupakan suatu gelombang yang sama dengan gelombang bunyi.

Kedua pendapat para ilmuwan tersebut sangat bertentangan. Hal ini dikarenakan cahaya tidak mungkin bersifat sebagai gelombang sekaligus juga partikel. Walau begitu, kedua gagasan ini memiliki kelemahan dan kelebihannya masing-masing.

Seiring dengan kemajuan zaman pengertian cahaya telah mengalami perubahan, dan berdasarkan kesepakatan yang dilakukan beberapa ahli disimpulkan bahwa cahaya merupakan dualism gelombang partikel. Istilah ini disepakati karena adanya dua sifat cahaya yang muncul secara bersamaan yakni cahaya merupakan gelombang elektromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang 380-750 nm dan juga cahaya merupakan paket partikel foton. Foton merupakan suatu medan elektromagnetik yang berinteraksi dengan elektron dan inti atom dalam materi yang banyak.

Para ahli juga mendefinisikan tentang sumber cahaya yakni suatu benda yang dapat memancarkan cahayanya sendiri seperti matahari.

Sifat-Sifat Cahaya

1. Cahaya Merambat Lurus
Sifat cahaya yakni merambat lurus. Hal ini dapat diamati jika cahaya melewati medium perantara.  Sifat ini dapat dilihat pada kejadian lampu senter yang disorotkan dan merambat lurus.

Selain itu, fenomena cahaya matahari yang menembus ventilasi udara pada rumah anda, arah rambatan sinar matahari tersebut adalah lurus yang dibuktikan dengan adanya garis-garis lurus pada sinar tersebut. Sifat cahaya ini biasanya dimanfaatkan dalam perindustrian, yakni pembuatan senter dan lampu kendaraan bermotor.

2. Cahaya Dapat Dipantulkan
Pemantulan cahaya disebut juga dengan pencerminan. Definisi pemantulan cahaya adalah pemancaran kembali cahaya oleh suatu benda yang terkena cahaya. Pemantulan cahaya terdiri atas dua jenis yakni pertama adalah pemantulan difus (baur).
Pemantulan difus terjadi saat cahaya mengenai permukaan yang tidak rata seperti tanah ataupun air yang bergelombang sehingga arah cahaya pantulannya menjadi tidak rata dan tidak beraturan. Kedua adalah pemantulan teratur. Pemantulan teratur terjadi saat seberkas cahaya mengenai suatu permukaan yang rata dan licin seperti cermin datar sehingga arah cahaya pantulannya menjadi rata dan teratur. 

Cermin merupakan benda yang dapat memantulkan cahaya dengan sempurna. Hal ini karena cermin memiliki permukaan halus, mengkilap, dan licin.

3. Cahaya Dapat Dibiaskan
Pembiasan merupakan peristiwa pembelokkan arah rambat cahaya. Apabila cahaya merambat melalui dua zat yang memiliki kerapatan berbeda maka, akan terjadi proses pembengkokan arah rambat cahaya. Saat cahaya merambat diawali dari zat yang memiliki kerapatan kurang menuju zat yang memiliki kerapatan lebih, maka cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal.

Contoh peristiwa pembiasan adalah saat kita memasukkan sendok ke dalam gelas berisi air yang tidak full, maka bentuk sendok tersebut akan terlihat bengkok. Selain itu, suatu kolam dengan air jernih yang terlihat dangkal, ikan yang diletakkan di dalam aquarium akan tampak lebih besar daripada aslinya, serta peristiwa fatamorgana.

4. Cahaya Dapat Diuraikan
Penguraian cahaya seringkali disebut dengan istilah dispersi. Dispersi merupakan penguraian cahaya yang berwarna putih menjadi cahaya yang memiliki variasi warna.  Contoh peristiwanya adalah proses terjadinya pelangi yakni cahaya putih dari matahari diuraikan oleh titik – titik air di awan sehingga akan nampak warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

Contoh lainnya yakni cakram yang memiliki variasi warna ketika diputar dengan sangat cepat yang terlihat hanyalah warna putih. Contoh terakhir adalah saat gelembung air sabun yang sebenarnya hanya memilki warna putih, jika terkena cahaya maka terlihat memiliki beberapa warna.

5. Cahaya Dapat Menembus Benda Bening
Sifat cahaya adalah dapat menembus benda bening. Benda yang dapat ditembus oleh cahaya disebut dengan benda bening seperti kaca, mika, dan gelas kaca. Saat cahaya mengenai benda bening, maka dia akan menembusnya.

Contoh peristiwanya yakni  cahaya matahari yang dapat menembus kaca pada rumah kita, namun saat kaca tersebut ditutup dengan kain hitam maka cahaya sudah tidak dapat lagi untuk menembusnya. Contoh lainnya adalah saat terbentuk bayangan tubuh kita, hal ini dikarenakan cahaya tidak dapat menembus tubuh kita maka dari itu yang terbentuk hanyalah sebuah bayangan.

6. Cahaya Dapat Mengalami Interferensi, Difraksi, dan Polarisasi
Interferensi merupakan penggabungan dua gelombang menjadi satu. Sedangkan difraksi merupakan pembelokan arah rambat gelombang cahaya dikarenakan melalui celah sempit. Polarisasi adalah fenomena saat sebagian besar arah getar cahaya terserap, sehingga cahaya akan kehilangan banyak arah getarnya.

Manfaat Cahaya

1. Fungsi Optik
Cahaya membantu memantulkan objek yang terlihat sehingga terdapat interpretasi pada jarak penglihatan. Apabila tidak ada cahaya, maka pemantulan benda terhadap penglihatan anda tidak akan terjadi akibatnya mata tidak dapat melihat apapun.

2. Kompor Matahari
Kompor matahari menggunakan bantuan cermin berbentuk cekung berukuran besar yang dapat menyerap panas cahaya matahari saat sudah difokuskan pada salah satu titiknya. Prinsip ini dapat menghasilkan energy panas yang sangat besar sehingga dapat digunakan sebagai pengganti kompor listrik dan juga dapat mengurangi kebutuhan energy fosil dan listrik yang sudah semakin langka.

3. Pengeringan Hasil Pertanian
Di Indonesia, cahaya matahari seringkali digunakan untuk mengeringkan hasil pertanian karena cahaya matahari dapat menyebabkan kadar air yang ada pada bahan-bahan hasil pertanian menguap menjadi uap air dan membentuk awan. Oleh karena itu, banyak petani Indonesia yang menerapkan teknik menjemur dengan bantuan cahaya matahari.

Nah, itulah beberapa pembahasan tentang pengertian cahaya, sifat, dan juga manfaatnya untuk kehidupan kita. Semoga dengan penjelasan diatas dapat membantu dan menambah wawasan anda.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian Cahaya, Sifat, dan Manfaat Cahaya

  • Sistem Peredaran Darah pada Hewan Lengkap1. Peredarah Darah pada Hewan Bersel SatuPada hewan bersel satu tidak memiliki alat khusus. Semua aktivitas tubuh dilakukan oleh sel itu sendiri. Oksigen diedarkan kesel ...
  • Struktur dan Fungsi Jaringan Organ pada Tumbuhan 1. Akar Tumbuhan Akar adalah bagian tumbuhan yang berfungsi untuk menyerap air dan mineral biasanya dari dalam tanah.Fungsi akar bagi tumbuhan antara lain:a.   ...
  • Pengertian Sel Lengkap Dalam Biologi 1. Teori Sel Sel berasal dari bahasa Latin, Cella artinya ruangan kecil. Sel pertama kali ditemukan oleh Robert Hooke, ilmuawan asal Inggris dengan mengamati gabus (Qu ...
  • Pengertian Jaringan TumbuhanJaringan adalah kumpulan sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. Jaringan pada tumbuhan dibedakan menjadi dua macam, yaitu jaringan meristem dan jarin ...
  • Pengertian dan Fungsi DarahDarah adalah alat transportasi atau alat pengangkutan yang paling utama di dalam tubuh manusia. Darah memiliki fungsi sebagai berikut: a.    menjaga kest ...