Nemathelminthes memiliki ciri-ciri, antara lain:
a. memiliki bentuk tubuh gilig dan tidak beruas-ruas atau tidak bersegmen,
b. memiliki sistem pencernaan yang sudah sempurna, terdiri dari mulut, usus, dan anus,
c. sistem respirasi melalui permukaan tubuh secara difusi,
d. alat ekskresi berupa nefridium,
e. tidak memliki saluran peredaran darah,
f. bergerak menggunakan kontraksi otot tubuh,
g. alat kelamin terpisah, cacing betina memiliki ukuran lebih besar, sedang cacing jantan mempunyai ujung berkait,
a. memiliki bentuk tubuh gilig dan tidak beruas-ruas atau tidak bersegmen,
b. memiliki sistem pencernaan yang sudah sempurna, terdiri dari mulut, usus, dan anus,
c. sistem respirasi melalui permukaan tubuh secara difusi,
d. alat ekskresi berupa nefridium,
e. tidak memliki saluran peredaran darah,
f. bergerak menggunakan kontraksi otot tubuh,
g. alat kelamin terpisah, cacing betina memiliki ukuran lebih besar, sedang cacing jantan mempunyai ujung berkait,
h. habitatdi air, tanah, dan parasit pada tanaman dan saluran pencernaan.
Klasifikasi Nemathelminthes dibagi menjadi dua kelas, yaitu Nematoda dan Nematophora.
a. Nematoda, contohnya Ascaris lumbricoides (caci ng perut), Oxyuris vermicularis (cacing kremi), dan Ancylostoma duodenale (cacing tambang).
b. Nematophora, contohnya Nectonema.
Peranan Nematelmintes umumnya penyebab penyakit, misalnya:
a. Ascaris lumbricoides (cacing perut) merupakan parasit pada usus halus pada manusia.
b. Oxyuris vermicularis (cacing kremi) merupakan parasit pada usus besar manusia, penularanya melalui autoinfeksi,
c. Ancylostoma duodenale (cacing tambang) penyebab anemia yang hidup sebagai parasit pada usus halus.
Klasifikasi Nemathelminthes dibagi menjadi dua kelas, yaitu Nematoda dan Nematophora.
a. Nematoda, contohnya Ascaris lumbricoides (caci ng perut), Oxyuris vermicularis (cacing kremi), dan Ancylostoma duodenale (cacing tambang).
b. Nematophora, contohnya Nectonema.
Peranan Nematelmintes umumnya penyebab penyakit, misalnya:
a. Ascaris lumbricoides (cacing perut) merupakan parasit pada usus halus pada manusia.
b. Oxyuris vermicularis (cacing kremi) merupakan parasit pada usus besar manusia, penularanya melalui autoinfeksi,
c. Ancylostoma duodenale (cacing tambang) penyebab anemia yang hidup sebagai parasit pada usus halus.